HOME
Home » Uncategorized » 4 Faksi Disebut Dukung Moeldoko Gantikan Ketum AHY, Demokrat Bilang Begini

4 Faksi Disebut Dukung Moeldoko Gantikan Ketum AHY, Demokrat Bilang Begini

Posted at February 2nd, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Renanda Bachtar, menanggapi soal adanya empat faksi mendukung pergantian Ketua Umum Agus Harimurti Yudhyono (AHY) ke tangan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Menurutnya hal itu menjadi masalah, mengingat posisi Moeldoko bukan kader.

Renanda berujar urusan dukung mendukung tidak menjadi soal. Hanya saja yang perlu menjadi catatan mereka yang didukung memimpin Partai Demokrat harus berasal dari internal. Terlebih, cara pengambilalihan kekuasaan tersebut dilakukan secara paksa.

“Ya silakan saja siapapun mau maju menjadi Ketum partai manapun. Yang jadi masalah adalah ketika ada figur yang bukan jadi anggota partai ingin mengambil paksa partai dengan cara-cara di luar AD/ART yang disahkan serta dilindungi konstitusi,” kata Renanda kepada wartawan, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga:
Dibanding Demokrat, Jokowi Dinilai Lebih Untung Kudeta 3 Partai Ini

Di sisi lain, pernyataan mantan Wakil Sekjen (wasekjen) Partai Demokrat Yus Sudarso terkait empat faksi dinilai ada tujuan tertentu.

Tujuan itu dikatakan Renanda, untuk memutus keterlibatan Moeldoko dalam gerakan kudeta Partai Demokrat.

“Padahal jelas-jelas Pak Moeldoko sendiri mengakui bertemu sejumlah DPC kami yang mengira undangan pertemuan itu sesuai dengan penjelasan Johny Allen yang mengatakan ada bantuan sosial bencana untuk para DPC tersebut,” kata Renanda.

Karena itu Renanda menganggap klaim Yus soal keberadaan empat faksi mendukung Moeldoko masih terlalu dangkal.

“Soal pendapat Yus soal faksi-faksi yang dibagi atas mazhab periode kepemimpinan dari Ketum ke Ketum itu sangat cetek dan tidak faktual,” ujar Renanda.

Baca Juga:
Demokrat Era AHY: DPD dan DPC Tak Bisa Pilih Paslon Kepala Daerah Sendiri

Sebelumnya, mantan Wakil Sekjen (wasekjen) Partai Demokrat Yus Sudarso mengatakan bahwa ada empat faksi yang mendorong pergantian Ketua Umum Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko.

“Saya amati dan tahu ada setidaknya 4 faksi,” kata Yus dalam Forum Pendiri dan Senior Partai Demokrat di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (2/2/2021).

Ia kemudian menyebutkan siapa saja keempat faksi yang dimaksud. Pertama, yakni faksi pendiri sekaligus faksi Subut Budi Santoso yang merupakan ketua umum pertama Partai Demokrat. Kedua ialah faksi dari Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres 2005 di Bali, yaitu Hadi Untung.

Sementara itu untuk faksi ketiga dan keempat masing-masing, yaitu faksi Anas Urbaningrum –ketua umum Partai Demokrat hasil Kongres di Bandung pada 2010– dan faksi Marzuki Alie.

Yus menegaskan bahwa tidak ada rekayasa apapun terkait keempat faksi yang memiliki keinganan sama tersebur. Ia juga mempertanyakan di mana letak kesalahan para internal yang menginginkam pergantian pucuk pimpinan dari AHY ke tangan Moeldoko.

“Ini adalah sepenuhnya bagian dari internal partai. Apa salahnya kami? Seperti pendiri di awal menjemput SBY untuk mengantarkan beliau ke pimpinan RI 2004,”

Menurut Yus, hal yang serupa dilakukan Partai Demokrat terhadap SBY untuk menjadi presiden nantinya juga akan kembali dilakukan untuk mengantarkan Moeldoko.

“Apa salahnya kami kalau hari ini menjemput figur tokoh ke depan? Apa salahnya Moeldoko? Tidak seubahnya senior-senior kami sebelumnya menjemput SBY,” ujar Yus.