HOME
Home » Uncategorized » Fadli Zon Keluar dari Indonesia jika Tersingkir dari Gerindra

Fadli Zon Keluar dari Indonesia jika Tersingkir dari Gerindra

Posted at February 10th, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Beredar sebuah narasi yang menyatakan bahwa politikus Fadli Zon akan angkat kaki dari Indonesia jika dirinya tak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra.

Hal tersebut diketahui melalui unggahan akun Facebook Ilham Sip pada Rabu (10/2/2021).

Dalam statusnya itu, Ilham membagikan sebuah tangkapan layar artikel berjudul “Disebut Tersingkir dari Jabatannya sebagai Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon: Saya Akan Angkat Kaki Dari Indonesia”.

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Baca Juga:
Momen Anak Kumandangkan Azan untuk Jenazah Ayahnya

PENJELASANBerdasarkan penelusuran turnbackhoax.id — Jaringan Suara.com, klaim yang menyebut bahwa Fadli Zon akan angkat kaki dari Indonesia jika tersingkir dari jabatan sebagai Waketum Partai Gerindra adalah keliru.

Faktanya, tangkapan artikel tersebut adalah hasil suntingan atau manipulasi. Diketahui artikel itu berjudul “Disebut Tersingkir dari Jabatannya sebagai Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon: Jangan Sebar Hoaks” yang tayang pada 8 Februari 2021.

Benarkah Fadli Zon akan Keluar dari Indonesia jika Tersingkir dari Gerindra? (turnbackhoax.id)Menurut Juru Bicara Partai Gerindra, Habiburokhman melalui Twitter pribadinya menjelaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.

“Tidak benar jika Bang Fadli Zon dicopot jadi Waketum Gerindra digantikan Gus Irfan Yusuf Hasyim, yang benar beliau berdua sama-sama menjabat Waketum. Bang FZ Waketum Bidang Luar Negeri, Gus Irfan Waketum Bidang Agama,” terang @habiburokhman pada Senin (8/2/2021) lalu.

KESIMPULANDari penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebut Fadli Zon akan angkat kaki dari Indonesia jika tersingkir dari jabatan sebagai Waketum Partai Gerindra adalah hoaks.

Baca Juga:
Puluhan Mobil Pecah Ban di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Ada Apa?

Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Catatan Redaksi:Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.