HOME
Home » Uncategorized » Geger Kasus KDRT, Tagar Alfath Fathier Out dari Persija Viral di Medsos

Geger Kasus KDRT, Tagar Alfath Fathier Out dari Persija Viral di Medsos

Posted at February 8th, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Bek Persija Jakarta, Alfath Fathier, tiba-tiba bikir geger publik. Tagar #AlfathOut dari tim Macan Kemayoran viral di media sosial sejak kemarin.

Permintaan Alfath Fathier keluar dari Persija tentu sangat mengejutkan. Mengingat pemain 24 tahun itu baru saja dikontrak jelang Liga 1 2020, hingga 2023 mendatang.

Usut punya usut, warganet ternyata dibuat geram oleh tindakan tak terpuji Alfath Fathier kepada istrinya, Ratu Rizky Nabila. Pasalnya pemain yang pernah membela Timnas Indonesia itu terlibat tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kasus KDRT yang melibatkan Alfath Fathier dibongkar sendiri oleh sang istri. Ratu Nabila membuka aib rumah tangganya di akun Instagram pribadinya @raturn.

Baca Juga:
Natanael Siringoringo Siap Lahap Menu Latihan Berat ala Shin Tae-yong

Dalam unggahannya, Ratu Nabila mengaku sering dipukuli. Bahkan lewat Insta Story-nya, wanita yang berprofesi sebagai model itu mengunggah foto tembok remuk bekas pukulan Alfath Fathier.

Tak cuma itu, Ratu Nabila mengaku kerap ditinggal oleh Alfath Fathier. Ia membeberkan bahwa sang suami kerap pergi pesta ke club malam bersama rekan-rekannya, dan ada indikasi selingkuh dengan wanita lain.

Yang paling bikin geram warganet, saat ini Ratu Nabila sedang hamil anak dari Alfath Fathier. Dalam pengakuannya di Insta Story, ia tak mendapatkan uang sepeser pun dari sang suami untuk memeriksakan kandungannya.

“Saya ditinggal ke salah satu daerah dan dia (Alfath) bersenang-senang. Sampai sekarang, kami pisah ranjang,” tulis Ratu Nabila.

”Tak ada sepeser pun uang untuk anak kami. Saya dibantu teman-teman dan keluarga. Di saat dia menghamburkan uangnya. Saya rasa kalian liat kan?”.

Baca Juga:
Dipanggil Timnas U-23, Pemain Muda Semen Padang: Warga Minang Mohon Doanya

“Untuk beli botolan 5,5 (juta) di club Bandung bisa. Ada teman saya juga kok saksinya. Padahal saya sedang hamil tiga minggu. Dipaksa menemani di club itu sampai jam 4.35 (pagi)”.