HOME
Home » Uncategorized » Laku Terjual, Lukisan Langka Komik Tintin Dihargai Rp 66 Miliar

Laku Terjual, Lukisan Langka Komik Tintin Dihargai Rp 66 Miliar

Posted at January 18th, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Penggemar komik Tintin pasti kaget ketika mengetahui harga jual lukisan langka detektif berjambul ini. Berapa?

Melansir DW , lukisan itu adalah karya asli Herge, penulis asli komik Tintin yang dibuat pada tahun tahun 1936. Jean-Paul Casterman, pemilik lukisan itu menerimanya ketika ia berusia 7 tahun.

Ayahnya, Louis Casterman adalah kepala penerbit tempat komik Tintin diterbitkan. Lukisan berukuran 34 x 34 cm itu bergambar Tintin dan anjingnya yang bersembunyi dari seekor naga di dalam vas China raksasa.

Awalnya, gambar ini akan dicetak sebagai sampul ‘The Blue Lotus’ tahun 1963 tapi ditolak oleh editor karena lukisannya warna-warni sehingga terlalu mahal untuk dicetak.

Baca Juga:
Manfaat Membaca Komik Bagi Anak, Salah Satunya Tingkatkan Kepercayaan Diri

Kini, lukisan yang mendekam beberapa dekade di dalam laci itu dijual di rumah lelang Artcurial di Paris dan laku hingga USD 3,9 yang setara Rp 66 miliar.

Herge yang memiliki nama asli Georges Remi adalah seseorang yang perfeksionis dan visioner. Ia berhasil menjadi ilustrator yang terbuka terhadap budaya asing yaitu China.

“Herge mempelajari budaya dan sejarah China dalam serial Tintin tahun 1936, The Blue Lotus untuk menciptakan realisme yang lebih besar,” kata ahli komik di rumah lelang Artcurial, Eric Leroy, Senin (18/01/2021) .

“Dengan warna-warna mencolok, kontak mata antara Tintin dan naga mampu memikat kami. Ini adalah salah satu yang paling terkenal di abad ke-20,” kata Leroy.

DW melaporkan karya orisinal komik dan seniman fantasi telah lama mendapatkan harga tinggi di rumah lelang.

Baca Juga:
Keren Banget! Ilustrasi dan Komik Spesial Hari Ibu 2020 dari Kemen PPPA

Pada 2019, lukisan sampul Frazetta yang berisi gambar Ratu Mesir laku terjual USD 5,4 juta. “Minat pembeli tergantung pada kualitas karya. Pasarnya kuat, terutama untuk salinan yang semakin langka,” kata Leroy.

Namun, karya rumit seperti itu jarang sampai ke museum. “Rumah sebenarnya dari The Blue Lotus adalah Musee Herge,” kata direktur museum, Nick Rodwell, kepada surat kabar Prancis Le Monde.