HOME
Home » Uncategorized » Negara yang Mampu Tangani COVID-19 Memiliki Pemimpin yang Dipercaya Rakyatnya

Negara yang Mampu Tangani COVID-19 Memiliki Pemimpin yang Dipercaya Rakyatnya

Posted at January 29th, 2021 | Categorised in Uncategorized



Meskipun tergolong sebagai negara berkembang, Vietnam berhasil menempati urutan kedua terbaik di dunia dalam penanganan COVID-19.

Penanganan COVID-19 yang dilakukan di berbagai negara diperbandingkan oleh Lowy Institute, lembaga peneliti di AustraliaAustralia bukanlah yang terbaik dan hanya menempati urutan kedelapan jauh di bawah VietnamPerbandingan cara penanganan COVID-19 tidak menemukan perbedaan mendasar antara negara maju dan negara berkembang
Laporan terbaru yang dikeluarkan lembaga Lowy Institute asal Australia menempatkan Selandia Baru di posisi pertama, sementara Australia sendiri di urutan kedelapan.Perbandingan cara penanganan pandemi COVID-19 dilakukan terhadap 100 negara dengan menilai bagaiman masing-masing negara menanggapi pandemi.Indikator yang digunakan termasuk jumlah kasus positif COVID-19 di setiap negara, jumlah kematian yang dikonfirmasi serta jumlah tes yang dilakukan.Indonesia berada di posisi ke 85, tidak berbeda jauh dengan India yang berada di posis ke 86.Negara Asia Tenggara lainnya yang berada di urutan atas yaitu Thailand yang menempati posisi keempat dan Srilanka di urutan ke-10.
Peringkat
Negara
1
Selandia Baru
2
Vietnam
3
Taiwan
4
Thailand
5
Siprus
6
Rwanda
7
Islandia
8
Australia
9
Latvia
10
Sri Lanka
Bantahan negara otoriter lebih baik menangani pandemiHerve Lemahieu dari Lowy Institute menjelaskan penilaian yang mereka lakukan menunjukkan negara-negara kecil biasanya menangani COVID-19 lebih efektif daripada negara besar.”Negara-negara dengan populasi kurang dari 10 juta umumnya terbukti lebih sigap daripada negara dengan populasi besar dalam menangani keadaan darurat kesehatan,” katanya Herve kepada ABC.Beberapa negara kecil termasuk Siprus, Rwanda, Islandia, dan Latvia semuanya masuk daftar 10 negara terbaik dalam penanganan pandemi.Menurut Herve, data itu juga membantah teori bahwa rezim otoriter berhasil mengelola pandemi lebih efektif daripada negara demokratis.

Tags :