HOME
Home » Uncategorized » Saya Ingin Jadi Legenda Persija

Saya Ingin Jadi Legenda Persija

Posted at January 18th, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Marko Simic mengaku betah di Persija Jakarta. Bahkan, pemain berpaspor Kroasia itu bertekad menjadi legenda klub seperti Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas alias Bepe.

Ismed dan Bepe merupakan dua legenda hidup Persija. Keduanya sangat dicintai dan dihormati suporter Persija Jakarta.

Hampir di sepanjang kariernya, Ismed bermain untuk tim ibu kota. Sementara Bepe, meski sempat pindah klub lain, pada akhirnya ia kembali lagi ke Persija.

Bahkan, setelah pensiun pada 2019 lalu, Bepe tetap mengabdi pada Persija sebagai manajer tim. Adapun untuk Ismed, ia kini masih aktif sebagai pemain meski usianya sudah kepala empat.

Baca Juga:
Demi Pogba, Juventus Rela Lepas Aaron Ramsey dan Costa ke Manchester United

Manajer Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kiri) dan bek senior Persija Ismed Sofyan (kanan) (dok. Persija).Hal itulah yang menginspirasi Marko Simic. Pemain bernomor punggung sembilan itu ingin mengikuti jejak Bepe dan Ismed.

“Tujuan saya di Persija Jakarta adalah menjadi legenda. Kami sudah punya dua. Para pemain yang sudah memperkuat klub sepanjang hidupnya, Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas,” kata Marko Simic dikutip dari media Kroasia, Novi List, Senin (18/1/2021).

“Bermain selama mungkin, meninggalkan jejak besar dan mengikuti jejak keduanya, itu tujuan saya,” tambah pemain berusia 32 tahun tersebut.

Simic memang pernah menyebut ingin pensiun di Persija. Bahkan, sang pemain punya rencana membela Persija hingga klub berusia 100 tahun atau ketika usianya 40 tahun.

Ia sadar tidak bisa disejajarkan dengan Ismed dan Bepe. Sebagai pemain asing, Simic akan berusaha membuat Jakmania khususnya tetap menerima keberadaanya.

Baca Juga:
Ingin Jadi Tentara, Bule Ternyata Pernah Tinggalkan Persija Tanpa Kabar

CEO klub Persija Jakarta Ferry Paulus (kiri) dan penyerang Persija Marko Simic berfoto bersama usai penandatanganan kontrak baru Simic di Kantor Persija, Jakarta, Rabu (18/12/2019). (Persija Jakarta)”Tentu saja saya berbeda. Tetapi di sana (Indonesia) fanatisme fans begitu terasa, sehingga hanya gol dan kesuksesan yang dihargai seperti di tempat lain. Jauh lebih sulit bagi kami orang Eropa, serta orang asing. Kami memikul lebih besar tanggung jawab dan beban di pundak kami,” jelasnya.

“Saya menuliskan nama dalam sejarah mereka, karena saya juga pencetak gol terbaik, pemain terbaik. Tahun sebelumnya, saya mencetak total lebih dari empat puluh gol. Saya adalah pencetak gol terbanyak liga tahun lalu,” pungkasnya.

Marko Simic masih terikat kontrak bersama Persija Jakarta hingga 2023. Kontrak pemain jebolan Dinamo Zagreb itu diperpanjang Persija pada 2019.