HOME
Home » Uncategorized » Sejarah Letusan Gunung Raung dari 1586

Sejarah Letusan Gunung Raung dari 1586

Posted at February 3rd, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Terdengarnya suara dentuman misterius di Malang pada Selasa (2/2/2021) malam dikaitkan dengan erupsi Gunung Raung. Namun Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pemantauan Gunung Api (PPGA) Raung menampik isu tersebut. Jauh sebelum ini, ternyata sejarah letusan Gunung Raung pun cukup panjang.

Gunung Raung merupakan gunung berapi yang digolongkan ke dalam jenis gunung stratovolcano dengan tipe letusan strombolin. Gunung Raung meletus terakhir kali tahun 2015.

Sistem kawah Gunung Raung terbuka sehingga dapat menyebabkan letusan lava pijar yang keluar akan kembali ke dalam kawan dan kecil kemungkinan meluber keluar kaldera.

Dengan menyimak sejarah letusan Gunung Raung dari tahun ke tahun ini, masyarakat diharapkan akan timbul kewaspadaan dan tidak panik jika terjadi fenomena vulkanik lainnya.

Baca Juga:
Pernyataan Lengkap PVMBG Tentang Suara Dentuman di Malang

Catatan Sejarah Letusan Gunung Raung

Letusan pertama Gunung Raung terjadi tahun 1586. Kemudian terdapat kurang lebih 20 catatan terkait dengan letusan Gunung Raung, antara lain terjadi pada 1593, 1597, 1638, 1730, sekitar tahun 1804, 1812-1814, sekitar tahun 1815, 1817, 1838, 1849, 1859, 1860, 1864, 1881, 1885, 1890, 1896, 1897, 1902, dan 1903.

Setelah itu, Gunung Raung kembali tenang sampai tahun 1915 sampai 1924. Gunung yang masuk wilayah Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember ini kembali aktif dan mengeluarkan lava pijar.

Bukti sejarah Letusan Gunung Raung juga diabadikan dalam berbagai foto. Kita dapat menyaksikan gambaran letusan Gunung Raung yang terjadi pada tahun 1928-1928 melalui foto yang diambil di rute pendakian Kalibiru dan Glenmore.

Gunung Raung merupakan gunung aktif, catatan letusan 1928 bukanlah yang terakhir. Secara berturut-turut, Gunung Raung rajin mengeluarkan lava pijar.

Baca Juga:
Terdengar 30 Kali Suara Ledakan di Gunung Raung

Erupsi Gunung Raung di Desa Sumber Arum, Songgon, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (25/7).Gunung yang berada di ujung timur Pulau Jawa ini terus aktif dari 1928, 1929, 1933, 1936, 1937, 1938-1939, 1940, 1941, 1943, 1944-1945, 1953, 1955, 1956, 1971, 1973, 1974, 1975, 1976, 1977, 1978, 1982, 1985, 1987-1989, 1990, 1991, 1993, 1994, 1995.