HOME
Home » Uncategorized » Wanita Ini Sadar Menderita Kanker Payudara karena Video TikTok

Wanita Ini Sadar Menderita Kanker Payudara karena Video TikTok

Posted at February 9th, 2021 | Categorised in Uncategorized




Suara.com – Seorang wanita asal Barnsley, Yorkshire kaget saat menyadari ia menderita kanker payudara setelah mengikuti video cara memeriksa benjolan di TikTok.

Menyadur Mirror Selasa (09/02), wanita bernama katie Claydon ini mendeteksi benjolan di sekitar dadanya yang belakangan diketahui sebagai kanker payudara pada 7 Januari.

“Aku tidak terlalu khawatir ketika pertama kali menemukan benjolan itu. Aku pikir itu bukan apa-apa karena sejujurnya aku tidak tahu bahwa orang seusiaku bisa terkena kanker payudara,” ujar wanita 22 tahun ini.

“Aku meminta ibu untuk melihatnya tapi jadi dia khawatir. Aku pergi dokter umum dan dia memastikan ada benjolan. Saat itulah aku agak takut karena itu bisa jadi kanker.”

Baca Juga:
Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Mirip Kanker Payudara, Ini Kata Dokter!

“Ketika staf di klinik payudara mengatakan prihatin, saat itulah aku meyakinkan diri sendiri bahwa itu benar kanker.”

Ilustrasi kanker payudara. (Shutterstock)Katie kemudian bercerita bahwa kasus kanker payudara di usia dini bukanlah hal yang sering yang terjadi. hanya sekitar 30 persen wanita seusianya yang mengalami hal ini.

“Itu sangat mengejutkan. Seorang staf di klinik payudara mengatakan bahwa aku adalah yang termuda yang pernah didiagnosis dalam waktu yang sangat lama.”

Katie kemudian membuat akun Instagram @dearcancer_itskatie beberapa hari setelah diagnosisnya. Dia ingin memastikan orang lain tahu bahwa kanker menyerang tanpa kenal usia.

Begitu mengetahui menderita kanker payudara, Katie tak menunda pengobatan. Ia telah menjalani biopsi lumpectomy dan sentinel node pada 27 Januari.

Baca Juga:
Dokter AS: Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Dikira Gejala Kanker Payudara

Pada 4 Februari ia diberitahu bahwa kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening dan benjolan tersebut telah diangkat dengan baik.

“Saya harus menjalani kemoterapi dan saat ini saya menunggu janji dengan ahli onkologi untuk membahas hal ini lebih lanjut,” jelasnya.